Ramuan khusus agar ciblek rajin berbunyi

Sejak dulu jahe (Zingiber officinale) banyak digunakan para penggemar burung dan unggas untuk menjaga kondisi kesehatan hewan piaraannya. Selain bisa memberikan rasa hangat, jahe bisa membuat beberapa jenis burung jadi rajin berkicau dengan suara kristal, misalnya ciblek. Berikut ini beberapa ramuan jahe agar ciblek rajin bunyi dengan suara kristal.

Selama ini, jahe juga banyak digunakan para jenggot mania agar burung peliharaannya bisa bersuara dengan rajin. Setelah melihat kesuksesan para penggemar cucak jenggot, kalangan ciblek mania mulai menerapkan terapi ini, dan hasilnya cukup bervariasi.

Jahe yang diberikan sebagai air minum itu ternyata bisa membuat beberapa burung langsung mengeluarkan suara tembakannya yang kristal. Meski begitu, tidak semuanya bisa mendapatkan hasil yang spontan, karena sebagian burung akan melalui beberapa tahap adaptasi dengan air minumnya itu sebelum mulai rajin bunyi dengan suara kristalnya.

Sudah bukan rahasia lagi, ciblek mania yang selalu melombakan burung miliknya itu pernah atau rutin memberikan jahe kepada burung kesayangannya agar penampilannya lebih maksimal. Tetapi hal ini juga harus dibarengi dengan perawatan hariannya secara rutin, termasuk pemberian pakan tambahan (EF) secara konsisten. Kalau Anda hanya mengandalkan ramuan jahe, tanpa perawatan memadai, tentu ciblek juga tidak mampu tampil maksimal.

Berikut ini beberapa cara pemberian jahe seperti yang banyak dilakukan ciblek mania:

1. Jahe sebagai air minum ramuan #1

  • Bersihkan jahe dengan cara dibakar atau dikupas kulitnya.
  • Jahe ditumbuk atau digeprek untuk mengeluarkan sarinya.
  • Siapkan air dalam panci, lalu panaskan hingga mendidih.
  • Masukkan jahe ke dalam air mendidih, dan tunggu selama beberapa menit.
  • Sebagai pilihan, Anda bisa menambah gula merah ke dalamnya, lalu diaduk hingga merata.
  • Setelah itu, angkat dan saring air rebusan jahe menggunakan saringan halus.
  • Dinginkan dan berikan kepada burung sebagai air minumnya dengan frekuensi 2-3 kali seminggu.

2. Jahe sebagai air minum ramuan #2

  • Jahe direbus dalam air hingga mendidih.
  • Campurkan madu murni sebanyak dua sendok teh ke dalam air rebusan.
  • Peras dua buah jeruk nipis ke dalam air rebusan, lalu diaduk hingga merata.
  • Setelah itu, angkat dan saring menggunakan saringan halus.
  • Dinginkan dan berikan kepada burung dengan frekuensi 2-3 kali seminggu.

3. Jahe sebagai pakan ulat hongkong 

  • Jahe dikupas kulitnya, lalu ditumbuk dan diberikan sebagai pakan ulat hongkong.
  • Untuk hasil maksimal, berikan jahe tersebut 15 – 20 menit sebelum ulat diberikan kepada burung. 

4. Memberikan serbuk jahe

  • Jahe dikupas kulitnya, lalu diparut atau digiling menggunakan mesin gilingan kelapa.
  • Parutan jahe dikeringkan dengan cara disangrai.
  • Setelah kering, berikan kepada burung dengan cara dicampurkan ke dalam pakan voer.

5. Memberikan potongan jahe

  • Potong jahe dalam ukuran kecil (seukuran voer) sebanyak 20 potongan kecil.
  • Simpan potongan kecil jahe tersebut ke dalam tempat pakannya.
  • Berikan kepada burung.

Bagikan ke temanmu!

Artikel mfb lainnya

Previous
Next Post »